
Jangan pernah menulis sampai selesai kalau itu malah menjadi beban. Kamu merasa buntu, frustasi, dan kehilangan motivasi. Kebiasaan seperti ini justru bisa membuat orang gagal konsisten menulis; mereka merasa artikel harus selesai dalam satu kali duduk. Dan kamu bisa berpotensi tidak produktif.
Pertanyaannya, apa memang harus seperti itu? Siapa yang memaksa kita menyelesaikan artikel dalam satu kali duduk? Kalau nggak selesai, emang ada yang marah?
Nggak Harus Selesai Sekali Duduk
Menulis itu memang kadang mengalami kebuntuan saat ingin mengeluarkan isi kepala. Ide udah banyak yang pengen dikeluarin lewat kata-kata, tapi otak malah berpikir bagaimana tulisan itu bisa canggih, bisa bagus, dan memuaskan orang yang baca.
Pada akhirnya, kita sendiri yang terbebani untuk menyuguhkan artikel yang bagus untuk orang lain. Karena itu, kita memaksakan diri menyelesaikan tulisan dari awal sampai akhir sekali duduk; akhirnya malah bikin capek dan jadi beban.
Jangan Terjebak Ingin Menulis Sempurna
Padahal, menulis nggak harus seperti itu. Kalau kamu pakai WordPress, tulisan bisa disimpan dalam draf dan nggak harus langsung dipublikasikan.
Kita bisa nyicil tulisan; mulai dari judul, poin-poin utama, atau kerangkanya. Setelah itu, setiap kerangka bisa dikembangkan menjadi paragraf dan besoknya tinggal kita rapikan.
Kalau artikel sudah siap, baru deh tinggal publish. Kalau belum ingin tayang, kita juga bisa menggunakan fitur penjadwalan untuk mengatur tanggal dan jam rilisnya.
Draf: Tempat Menyimpan Ide yang Belum Selesai
Artikel bisa tayang otomatis sesuai waktu yang sudah kita tentukan. Jadi, kamu bisa tetap jalan-jalan atau istirahat, sementara blog tetap aktif menayangkan konten.
Cara seperti ini juga bisa menghilangkan jebakan perfeksionis buat kamu yang suka nulis. Kamu nggak perlu menunggu berjam-jam sampai semua ide terasa matang sebelum mulai menulis.
Semua ide bisa dimasukkan ke dalam draf dan ditampung di satu tempat. Ketika punya waktu untuk menyelesaikannya, tinggal kita lanjutkan dan rapikan.
Artikel Bisa Tayang Nanti
Fitur penjadwalan di WordPress juga membuat kita nggak harus selalu berada di depan komputer ketika artikel ingin diterbitkan. Kita tinggal menentukan tanggal dan jamnya, kemudian artikel akan tayang secara otomatis.
Jadi, setelah tulisan selesai, kita bisa mengatur kapan artikel tersebut ingin ditayangkan. Sementara itu, kita bisa melakukan aktivitas lain tanpa harus terus memikirkan blog.
Tulis Aja Dulu Apa yang Ada di Kepala
Buat orang yang barangkali bukan pekerjaannya menulis, atau memang nggak punya kebutuhan khusus untuk menulis tapi pengen nulis, cara ini bisa menjadi solusi. Nggak usah berpikir bahwa menulis harus menjadi beban.
Tulis aja apa yang ada di kepala kita; ide yang muncul, kegelisahan sehari-hari, atau apa pun yang ingin kita keluarkan lewat kata-kata. Bahasanya nggak usah terlalu sempurna, pakai bahasa kayak kita ngobrol aja; cuma obrolan itu dituangkan dalam bentuk tulisan.
Punya Blog Nggak Harus Jago Teknis
Mungkin kamu berpikir bahwa punya blog WordPress itu harus memiliki kemampuan teknis, apalagi harus memahami fitur-fiturnya. Misalnya, bagaimana postingan menjadi draf atau mengatur jadwal rilisnya.
Wajar kalau awalnya terasa rumit. Tapi kalau memang kamu pengin punya sesuatu yang bisa dijadikan portofolio, atau paling tidak untuk mengarsipkan tulisan, ide, dan pikiran-pikiranmu, kenapa nggak?
Apa pun yang kamu senangi bisa kamu simpan atau bagi dalam bentuk tulisan. Tulisan itu bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan mungkin juga bagi orang lain.
Tulisan Bisa Jadi Arsip untuk Diri Sendiri
Ada banyak manfaat ketika kita menuliskan apa yang kita pelajari dan pikirkan. Apa yang kita tulis juga lebih mudah kita ingat.
Tulisan juga bisa menjadi arsip perjalanan kita; kita bisa melihat kembali apa yang pernah kita pikirkan, pelajari, dan kerjakan. Dari situ, mungkin ada sesuatu yang ternyata bisa bermanfaat bagi orang lain.
Mulai Punya Blog dan Mulai Menulis
Jadi, nggak usah bingung kalau kamu pengen punya blog WordPress untuk menumpahkan segala kreativitasmu dalam bentuk tulisan. Langsung hubungi PASIRGURUN untuk membantu membuatkan blog WordPress pribadi kamu, siap pakai, dengan tampilan yang elegan.
Kamu juga akan diberikan tata cara bagaimana memulai menulis di WordPress. Jadi, nggak perlu pusing memikirkan teknisnya; tinggal mulai menulis dan biarkan ide-ide yang ada di kepala kamu punya tempat untuk disimpan.







